Juara Satu Lomba Poster Siaga Bencana

Annisah Suharman,Berhasil memenangi lomba poster siaga tingkat sekolah dasar.

JJSB Terbitkan Koran Siaga Bencana

Jaringan Jurnalis Siaga Bencana (JJSB) Indonesia menerbitkan media Koran Siaga Bencana sebagai satu program kerja untuk mengkampanyekan kesiapsiagaan masyarakat menghadapi dan menanggulangi bencana.

Radio Siaga Bencana Mulai Mengudara

Siaran Radio Siaga Bencana FM, Padang, Sumatera Barat (Sumbar) mulai mengudara (on-air) melalui frekwensi 107,5 MHz.

BPBD-JJSB Tingkatkan Kerjasama

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatera Barat (Sumbar) menyadari keberhasilan porgram dan kegiatan kesiapsiagaan menghadapi bencana harus dilakukan secara simultan dan terencana dengan melibatkan semua pihak, terutama kalangan jurnalis dan media massa.

JJSB dan Mahasiswa UBH Bagikan Peta Evakuasi Tsunami

Kampus I, Univ. Bung Hatta - Masih dalam suasana mengenang gempa 7,9 SR yang meluluhlantakkan sebagian besar kota Padang dan Padangpariaman setahun lalu, beberapa orang relawan mahasiswa Universitas Bung Hatta bekerja sama dengan Jaringan Jurnalis Siaga Bencana (JJSB)

Sabtu, 29 Desember 2012

JJSB dan Mahasiswa UBH Bagikan Peta Evakuasi Tsunami


Kampus I, Univ. Bung Hatta - Masih dalam suasana mengenang gempa 7,9 SR yang meluluhlantakkan sebagian besar kota Padang dan Padangpariaman setahun lalu, beberapa orang relawan mahasiswa Universitas Bung Hatta bekerja sama dengan Jaringan Jurnalis Siaga Bencana (JJSB) melakukan aksi simpatik dengan membagi-bagikan peta evakuasi tsunami kepada mahasiswa di Kampus I Universitas Bung Hatta dan bagi pengendara kendaraan bermotor dikawasan lampu merah Ulak Karang Padang .

Mahasiswa UBH yang jadi relawan-relawan tersebut mendapatkan ratusan peta itu dari Jaringan Jurnalis Siaga Bencana (JJSB) untuk dibagikan kepada warga kampus dan warga sekitar kampus, karena kawasan tersebut temasuk rawan bencana

Menurut Koordinator JJSB Indonesia, John Nedy Kambang, peta tersebut dibuat atas kerja sama Pemerintah Kota Padang, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Padang dan Mercy Corp Inggris. JJSB selaku pihak yang membantu membagikannya agar tepat sasaran., ia juga mengatakan, peta dibagikan kepada kelompok masyarakat atau mahasiswa yang tinggal di kawasan Ulak Karang dan sekitarnya, lantaran daerah itu berada di kawasan pesisir pantai yang rawan tsunami.
berita Universitas Bung Hatta: JJSB dan Mahasiswa UBH Bagikan Peta Evakuasi Tsunami

Peta berwarna sebesar 60x90 centimeter itu menampilkan gambar kota Padang dengan menandai daerah rawan tsunami dan kawasan aman yang dibedakan dengan warna pink muda dan kuning.
Pada peta itu juga menunjukkan jalur-jalur evakuasi yang telah dibuat dan ditetapkan bagi warga untuk menyelamatkan diri apabila terjadi bencana tsunami di kota berpenduduk sekitar 800 ribu jiwa ini.
berita Universitas Bung Hatta: JJSB dan Mahasiswa UBH Bagikan Peta Evakuasi Tsunami

John juga mengatakan, bahwa aksi simpatik yang dilakukan mahasiswa tersebut adalah inisiatif yang dilakukan sendiri oleh beberapa mahasiswa melalui bagian Humas Universitas Bung Hatta. Dengan membagi-bagikan peta evakuasi tsunami tersebut, mahasiswa maupun JJSB juga turut melakukan edukasi kepada masyarakat akan bahaya tsunami dan bagaimana cara megantisipasinya.
berita Universitas Bung Hatta: JJSB dan Mahasiswa UBH Bagikan Peta Evakuasi Tsunami

Dalam peta yang dibagi-bagikan tersebut, terdapat beberapa daerah yang dinyatakan sebagai zona merah, atau daerah bahaya tsunami. Daerah tersebut membentang sepanjang Pantai Padang sampai ke Lubuk Buaya untuk arah utara ke selatan, sedangkan untuk arah timur, zona merah berkisar antara radius 3-5 KM dari bibir pantai.
berita Universitas Bung Hatta: JJSB dan Mahasiswa UBH Bagikan Peta Evakuasi Tsunami

Selain memperlihatkan zona bahaya tsunami, peta ini juga dilengkapi dengan petunjuk-petunjuk terhadap apa saja yang harus dilakukan oleh masyarakat jika terjadi gempa yang berpotensi tsunami, dan juga nomor-nomor penting yang dapat dihubungi oleh masyarakat seperti PMI, Polisi, Rumah Sakit, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah. model cetak

BPBD-JJSB Tingkatkan Kerjasama

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatera Barat (Sumbar) menyadari keberhasilan porgram dan kegiatan kesiapsiagaan menghadapi bencana harus dilakukan secara simultan dan terencana dengan melibatkan semua pihak, terutama kalangan jurnalis dan media massa.
   
"Untuk itu, BPBD senantiasa meningkatkan kerjasama dan mendorong pihak-pihak terkait dengan kebencanaan untuk melakukan kampanye kesiapsiagaan melibatkan jurnalis dan media massa," kata Kepala Pelaksana Harian BPBD Sumbar, Yazid Fadhli dalam pertemuan dengan pengurus Jaringan Jurnalis Siaga Bencana (JJSB) di Padang, Rabu (4/1).

Dalam pertemuan yang membahas rencana kerjasama kedua pihak itu, Yazid didampingi
Kepala Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) Sumbar, Ade Edward dan Kepala Bidang
Tanggap Darurat BPBD Sumbar, Indra Bakti.
   
Sedangkan pengurus JJSB dipimpin Ketua, John Nedy Kambang, Trio Jenifran (Sekretris), Hendra Agusta (Manager Organisasi dan Hubungan Antar Lembaga) dan Rino Zulyadi (Manager Program).

Yazid menyatakan, jurnalis berperan penting dalam menyiapkan masyarakat untuk tangguh dan tanggap menghadapi resiko bencana. Karena itu, BPBD terus meningkatkan kerjasama yang lebih intensif dengan kalangan media massa.

"Jurnalis dan media massa menjalankan multi fungsi, tidak sekedar penyampai pesan, melainkan
namun juga bisa memberikan pendidikan kebencanaan kepada masyarakat luas," katanya.

Sedangkan Kepala Pusdalops BPBD Sumbar Ade Edward menambahkan, awak media massa adalah salah satu ujung tombak penanggulangan bencana.

"Seringkali, jurnalis justru tahu lebih awal dari petugas. Perkembangan media yang begitu pesat, termasuk munculnya jejaring sosial seperti facebook, twitter dan Blackberry Messenger (BBM), mau tidak mau harus dimanfaatkan sebagai bagian penting kesiapan siagaan dan penanggulangan bencana.


Sementara itu, Ketua JJSB, John Nedy Kambang menyebutkan, sejak berdiri 29 Januari 2009 lalu, JJSB telah melakukan berbagai bentuk kampanye kesiapsiagaan dan penanggulangan  bencana.
   
Kegiatan dilakukan meliputi, menerbitkan Koran Siaga Bencana yang dibagikan secara gratis kepada masyarakat dan mendirikan Stasiun Radio Komunitas SIAGA FM 107,5.

Selain itu, secara intensif JJSB melakukan kampanye kesiapsiagaan melalui diskusi
berkala membahas berbagai issu strategis dalam penanggulangan bencana dengan melibatkan
pihak-pihak terkait.    


Kegiatan serupa juga dilakukan untuk meningkatkan kapasitas jurnalis itu sendiri dalam melakukan liputan atau reportase yang berkaitan dengan bencana.


"Banyak protes terhadap media massa, karena dianggap memberikan kabar pertakut kepada masyarakat melalui pemberitaan masing-masing. Mudah-mudahan di masa mendatang, hal itu tidak terjadi lagi," katanya.
   
Bentuk kerjasama BPBD Sumbar-JJSB yang akan dilakukan adalah, menyelenggarakan
workshop meningkatan kapasitas jurnalis Sumbar dalam menulis laporan dan berita kerkait
kesiapsiagaan dan penanggungan bencana yang cepat dan akurat.(*)

Jumat, 01 April 2011

Pemenang Lomba Artikel Bencana

Pemenang Lomba Menulis Artikel Bencana 2011
Yang Digelar JJSB-World Vision Indonesia

Juara I              : Muhammad Ifan Alfian dengan nilai 7,75
Juara II             : Dodi Pranada dengan nilai 7,50
Juara III           : Ikhsan Adi Saputra dengan nilai 7,40
Harapan I         : Welly Refina dengan nilai 7,25
Harapan II        : Batara Pereto Deddi dengan nilai 6,90

Lima penulis berbakat lainnya akan dimasukkan dalam buku kumpulan tulisan pelajar soal bencana, yakni :

1. Novita Sari dengan nilai 6,75
2. Imam Agung Surya Atmaja dengan nilai 6,60
3. Yufebriana Fitri dengan nilai 6,60
4. Wahyu Wihardi dengan nilai 6,50
5. Wilham Amdan dengan 6,50

Panitia memohon maaf, karena proses penilaian berlangsung agak ketat dan lambat. Para pemenang (1-5) akan dihubungi oleh panitia untuk proses pengambilan hadiah.

Terima Kasih,

PANITIA

Minggu, 13 Maret 2011

Kamis, 10 Maret 2011

FLU BURUNG MEREBAK, JJSB MINTA PEMBERLAKUAN SIAGA FLU BURUNG

JJSB Desak Pemberlakuan Siaga Flu Burung

Rabu, 09 Maret 2011, 23:59 WIB
Smaller  Reset  Larger
REPUBLIKA.CO.ID,PADANG--Jaringan Jurnalis Siaga Bencana Indonesia mendesak Pemerintah Kota Padang memberlakukan siaga flu burung di kota berpenduduk sekitar 800 ribu jiwa itu terkait banyaknya warga yang menjadi korban virus tersebut. Dari data terakhir dikeluarkan pihak terkait diketahui dalam satu bulan terakhir telah 12 orang warga Padang jadi "suspect"flu burung, karena itu penetapan siaga mendesak diberlakukan, kata
Direktur Eksekutif JJSB Indonesia, John Nedy Kambang di Padang, Rabu. Karena itu, JJSB mendesak Pemko untuk menyatakan Kota Padang siaga flu burung, tambahnya. Menurut dia, Pemko Padang harus segera mengambil tindakan segera dalam mengatasi serangan penyakit tersebut yang salah satu upaya kongkrit menyatakan siaga flu burung.
Desakan ini diperlukan karena hingga saat ini, Pemko masih menyatakan Kota Padang bebas dari flu burung, katanya. Selain itu, sudah ribuan ekor ayam milik warga dilaporkan mati mendadak sejak awal tahun, tapi Walikota Padang justru masih menyatakan flu burung tidak ada di daerah ini, tambahnya.
Ia menjelaskan, berdasarkan catatan Dinas Peternakan Sumbar, diketahui sedikitnya 2.400 unggas yang tersebar di tujuh kabupaten/kota yang positif terkena flu burung sejak Januari hingga Maret 2011. Data terbaru dilaporkan ribuan ayam mati mendadak dan dinyatakan positif karena flu burung pada 15 titik atau kelurahan di 11 kecamatan Padang, satu titik di Kota Pariaman, dan satu titik di Kabupaten Padang Pariaman.
Di kota Padang, tambahnya, telah lima kecamatan yang diduga terkontaminasi flu burung sejak akhir Februari 2011 yakni Kecamatan Padang Selatan, Padang Utara, Kuranji, Koto Tangah dan Lubuk Begalung. Lalu telah lima kecamatan yang masih suspect flu burung, yaitu Pauh, Nanggalo, Padang Timur, Padang Barat, Bungus dan Lubuk Kilangan.
Dengan kondisi itu, maka sudah seharusnya didesak Pemko menyatakan Padang siaga flu burung, supaya warga lebih waspada dan pemerintah dapat mengganti kerugian dari pemusnahan ayam warga terkait antisipasi flu burung.
Red: Krisman Purwoko
Sumber: ant

FLU BURUNG MEREBAK, JJSB MINTA PEMBERLAKUAN SIAGA FLU BURUNG

JJSB Desak Pemberlakuan Siaga Flu Burung