Juara Satu Lomba Poster Siaga Bencana

Annisah Suharman,Berhasil memenangi lomba poster siaga tingkat sekolah dasar.

JJSB Terbitkan Koran Siaga Bencana

Jaringan Jurnalis Siaga Bencana (JJSB) Indonesia menerbitkan media Koran Siaga Bencana sebagai satu program kerja untuk mengkampanyekan kesiapsiagaan masyarakat menghadapi dan menanggulangi bencana.

Radio Siaga Bencana Mulai Mengudara

Siaran Radio Siaga Bencana FM, Padang, Sumatera Barat (Sumbar) mulai mengudara (on-air) melalui frekwensi 107,5 MHz.

BPBD-JJSB Tingkatkan Kerjasama

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatera Barat (Sumbar) menyadari keberhasilan porgram dan kegiatan kesiapsiagaan menghadapi bencana harus dilakukan secara simultan dan terencana dengan melibatkan semua pihak, terutama kalangan jurnalis dan media massa.

JJSB dan Mahasiswa UBH Bagikan Peta Evakuasi Tsunami

Kampus I, Univ. Bung Hatta - Masih dalam suasana mengenang gempa 7,9 SR yang meluluhlantakkan sebagian besar kota Padang dan Padangpariaman setahun lalu, beberapa orang relawan mahasiswa Universitas Bung Hatta bekerja sama dengan Jaringan Jurnalis Siaga Bencana (JJSB)

Minggu, 13 Maret 2011

Kamis, 10 Maret 2011

FLU BURUNG MEREBAK, JJSB MINTA PEMBERLAKUAN SIAGA FLU BURUNG

JJSB Desak Pemberlakuan Siaga Flu Burung

Rabu, 09 Maret 2011, 23:59 WIB
Smaller  Reset  Larger
REPUBLIKA.CO.ID,PADANG--Jaringan Jurnalis Siaga Bencana Indonesia mendesak Pemerintah Kota Padang memberlakukan siaga flu burung di kota berpenduduk sekitar 800 ribu jiwa itu terkait banyaknya warga yang menjadi korban virus tersebut. Dari data terakhir dikeluarkan pihak terkait diketahui dalam satu bulan terakhir telah 12 orang warga Padang jadi "suspect"flu burung, karena itu penetapan siaga mendesak diberlakukan, kata
Direktur Eksekutif JJSB Indonesia, John Nedy Kambang di Padang, Rabu. Karena itu, JJSB mendesak Pemko untuk menyatakan Kota Padang siaga flu burung, tambahnya. Menurut dia, Pemko Padang harus segera mengambil tindakan segera dalam mengatasi serangan penyakit tersebut yang salah satu upaya kongkrit menyatakan siaga flu burung.
Desakan ini diperlukan karena hingga saat ini, Pemko masih menyatakan Kota Padang bebas dari flu burung, katanya. Selain itu, sudah ribuan ekor ayam milik warga dilaporkan mati mendadak sejak awal tahun, tapi Walikota Padang justru masih menyatakan flu burung tidak ada di daerah ini, tambahnya.
Ia menjelaskan, berdasarkan catatan Dinas Peternakan Sumbar, diketahui sedikitnya 2.400 unggas yang tersebar di tujuh kabupaten/kota yang positif terkena flu burung sejak Januari hingga Maret 2011. Data terbaru dilaporkan ribuan ayam mati mendadak dan dinyatakan positif karena flu burung pada 15 titik atau kelurahan di 11 kecamatan Padang, satu titik di Kota Pariaman, dan satu titik di Kabupaten Padang Pariaman.
Di kota Padang, tambahnya, telah lima kecamatan yang diduga terkontaminasi flu burung sejak akhir Februari 2011 yakni Kecamatan Padang Selatan, Padang Utara, Kuranji, Koto Tangah dan Lubuk Begalung. Lalu telah lima kecamatan yang masih suspect flu burung, yaitu Pauh, Nanggalo, Padang Timur, Padang Barat, Bungus dan Lubuk Kilangan.
Dengan kondisi itu, maka sudah seharusnya didesak Pemko menyatakan Padang siaga flu burung, supaya warga lebih waspada dan pemerintah dapat mengganti kerugian dari pemusnahan ayam warga terkait antisipasi flu burung.
Red: Krisman Purwoko
Sumber: ant

FLU BURUNG MEREBAK, JJSB MINTA PEMBERLAKUAN SIAGA FLU BURUNG

JJSB Desak Pemberlakuan Siaga Flu Burung

Kamis, 03 Maret 2011

JJSB-World Vision Gelar Lomba Poster dan Artikel Bencana

JARINGAN Jurnalis Siaga Bencana (JJSB) Indonesia bersama lembaga kemanusiaan World Vison Indonesia (WVI) menggelar lomba poster dan tulisan artikel dengan tema "Kesiapsiagaan Menghadapi Bencana" untuk para siswa SD hingga SLTA se-Sumatera Barat.
   
Lomba ini ditujukan untuk meningkatkan kesiapsiagaan para siswa dan kalangan sekolah terhadap ancaman bencana yang rawan di Sumbar.
Ketua pelaksana lomba, Arset Kusnadi menyebutkan, lomba ditujukan bagi tiga kategori, yakni untuk murid SD, pelajar SLTP dan Siswa SMA. "Lomba poster ditujukan untuk tingkat SD dan SLTP, sementara lomba penulisan artikel untuk tingkat SLTA," kata Arset.
Lomba poster mengambil tema Siaga Bencana di Sekolahku, sementara lomba artikel mengambil tema tentang Kesiapsiagaan Menghadapi Bencana Dalam Pemikiranku.
    
Ia menyebutkan, lomba poster akan dilaksanakan pada 13 Maret 2011 di Taman Budaya Padang, sedangkan untuk lomba artikel siaga bencana panitia telah mulai menerima tulisan dari peserta mulai dari sekarang hingga 12 Maret 2010 mendatang.
   
Para peserta dapat mengirim artikelnya ke sekretariat Jaringan Jurnalis Siaga Bencana di Jalan Batang Gadis No.17, Kawasan GOR H.Agus Salim Padang, Sumatra Barat. Atau melalui email ke : jjsb.padang@gmail.com
dengan subjek "Lomba Artikel Bencana", disertai foto copy kartu pelajar bersangkutan, tambahnya.
   
Untuk ikut lomba, peserta tidak dipungut biaya apapun. Peserta lomba poster
cukup membawa peralatan untuk
membuat poster, sementara kertas lomba disediakan panitia.
   
Dewan juri akan memilih lima poster terbaik tingkat SD dan lima poster tingkat SLTP sebagi pemenang. Panitia menyediakan hadiah total mencapai Rp 15 Juta.
Khusus lomba artikel, 10 tulisan terbaik akan dibukukan.
Sementara itu, Ketua JJSB, John Nedy Kambang menyebutkan, kegiatan yang digelar organisasi tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan menghadapi bencana di kalangan pelajar. "Kita setidaknya akan bisa mengukur sejauhmana pemahaman pada pelajar tentang kesiapsiagaan menghadapi bencana," katanya.

Selain di dukung World Vision Indonesia, lomba poster dan artikel juga di dukung Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Propinsi Sumatra Barat.. . ( / )