Kamis, 17 Februari 2011

Jurnalis Padang Dirikan Radio Komunitas Siaga Bencana

TEMPO Interaktif, Padang - Jaringan Jurnalis Siaga Bencana (JJSB), organisasi beranggotakan sejumlah jurnalis Sumatera Barat, akan segera mendirikan radio komunitas siaga bencana di Padang.

Koordinator JJSB Jhonedy Kambang mengatakan radio yang didirikan atas dukungan dana dari lembaga kemanusiaan internasional ‘Trocaire Irlandia' senilai lebih Rp100 juta dan melibatkan Komunitas Siaga Tsunami (Kogami) di Sumatera Barat.

“Sekarang kita sedang mengurus izin dan mencari lokasi, pendirian dimulai awal April 2010 dan direncanakan sudah mengudara pada Mei 2010. Radio komunitas siaga bencana ini direncanakan bernama ‘Siaga FM' akan mengudara di Frekuensi Modulation (FM) untuk warga Kota Padang ,” kata Jhonedy Kambang, Sabtu (10/4).

Ia mengatakan, radio komunitas siaga bencana diperlukan karena Padang merupakan daerah rawan gempa dan tsunami dengan penduduk 800 ribu dan sebagian besar berada di kawasan berbahaya di pesisir pantai.

“Siarannya, diharapkan mampu meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat terhadap bencana, khususnya gempa dan tsunami, diiringi peningkatan pengetahuan tentang kebencanaan agar bencana gempa dan tsunami tidak lagi menakutkan bagi masyarakat,” katanya.

Ia mengatakan, radio ini akan memperkuat lembaga pendidikan formal dalam penanggulangan gempa dan tsunami di Sumatra Barat. Selain itu dibangun terintegrasi dengan sistem penyebaran informasi peringatan dini yang digunakan pemerintah daerah.

“Untuk uji coba tahap awal, kita akan siaran 4 jam per hari, dengan acara mulai dari informasi tentang kebencanaan hingga hiburan seperti game tentang edukasi gempa dan tsunami,” kata Jhonedy Kambang.
FEBRIANTI

0 komentar:

Posting Komentar